Im The Main Character
Sabtu, 22 Maret 2014 - 11.48
Sedih banget, itu yang aku rasakan malam ini. Kenapa adegan perkuliahan di film film indah banget? Yang aku lihat mereka selalu bahagia, dateng ke kampus ketemu temen, pulang kampus mereka jalan jalan ke mall atau nongkrong di cafe. Gak ada adegan di kelas yang mahasiswanya gak paham sama sekali tentang apa yang dosennya ajarkan. Gak ada adegan mahasiswanya dimarahin dosen. Gak ada adegan kuis tiba-tiba. Gak ada adegan susahnya nyari nilai A. Disana mereka semua bahagia, bahkan yang selalu ada adalah adegan di lorong kampus dimana pemeran wanita dan pria bertemu, lalu-lagu romantis diputar... semua yang diperlihatkan hanya keindahan. Dan aku percaya itu. Sampai akhirnya, hari ini aku merasa dihianati para sutradara film...
Ternyata sulit menemukan kejadian lari larian di kampus terus tabrakan sama kakak tingkat ganteng, buku-buku pada jatoh, terus ngeberesin barengang, gak sengaja senggolan tangan, kenalan, tukeran nomer telpon, terus jadian. Itu sulit.... Dan sekarang aku percaya, itu cuma akal-akalan sutradara...
Gak. Aku gak nyalahin sutradara.. bodo amat sama mereka, tapiiiiii kenapa aku percaya? Kenapa aku mengabaikan peringatan saat film pertama kali diputar? INI HANYA FIKTIF BELAKA
Masa ini, masa yaang paling sulit yang pernah aku alami. Masa dimana paling sering menangis, paling sering merasakan sakit, paling sering terpuruk, paling sering merindu, dan masa paling sering ingin kabur. Semoga hanya di masa ini. Dan harus hanya di masa ini. (Ya! malam ini aku galau banget...)
Aku penggemar film dan drama, aku termasuk orang yang gampang nangis saat menonton drama. Aku sadar, aku memang tidak ada hubungan apapun dengan pemeran utama di drama tersebut. Aku bukan temannya,bukan adiknya, bukan kakaknya, bukan managernya, juga bukan tetangganya, tapi saat pemeran utama disakiti,lalu menangis aku juga merasakannya. Aku ikut menangis. Gak heran temanku SMA bilang aku kayak sinetron, yang dramanya gak habis habis....
Tapi aku curiga apa hubunganku dengan pemeran utama di drama? Kenapa setiap mereka disakiti aku juga merasakannya? Apa aku juga pemeran utama? Haha!
Anggaplah begitu, aku adalah pemeran utama di film ku. Pemeran utama adakalanya sedih, berarti aku memang harus merasakan ini. Tapi tidak ada cerita yang hanya tentang kesedihan, pemeran utama akan menemui ending yang indah. Iya, seperti itulah yang aku lihat di drama dan film-film.Diepisode ini, mungkin aku sedang menjalani scene yang sedih.
Aku suka genre komedi, karena semua kejadian baik yang sedih atau pun tidak akan tetap ditertawakan. Aku ingin menjalani hidup seperti pemeran utama di film komedi, semua dibawa asik, setiap kejadian bisa membuat orang tertawa dan bahagia. Tapi aku juga suka melodrama, mungkin karena ini aku gampang nangis. Eh tapi gak juga, aku orangnya cenderung gampangan, gampang nangis, gampang tertawa,gampang lupa, gampang kaget. Yaudah terserah SUTRADARANYA mau bikin genre apa, yang jelas aku tetap pemeran utamanya!
。・☆。・☆・。。・☆。・☆・。
« Previous | Next »